Archive for Agama Islam

MACAM-MACAM KEUTAMAAN SEDEKAH

  1. Sedekah memiliki pahala yang besar dan berlipat ganda

QS. Al Hadid [57] : 18

Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul- Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.

QS Al Baqarah [2] : 245

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), Maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

QS Al Baqarah [2] : 261

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah[166] adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. dan Allah Maha luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

[166] pengertian menafkahkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, usaha penyelidikan ilmiah dan lain-lain.

QS Al Baqarah [2] : 276

Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah[177]. dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa[178].

[177] yang dimaksud dengan memusnahkan riba ialah memusnahkan harta itu atau meniadakan berkahnya. dan yang dimaksud dengan menyuburkan sedekah ialah memperkembangkan harta yang Telah dikeluarkan sedekahnya atau melipat gandakan berkahnya.

[178] maksudnya ialah orang-orang yang menghalalkan riba dan tetap melakukannya.

Hadits :

(TIRMIDZI – 598) : Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib Muhammad bin ‘Ala’ telah menceritakan kepada kami Waki’ telah menceritakan kepada kami ‘Abbad bin Manshur telah menceritakan kepada kami Al Qasim bin Muhammad dia berkata, saya mendengar Abu Hurairah, Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala menerima sedekah dengan tangan kanan-Nya lalu mengembangkannya untuk kalian sebagaimana kalian membesarkan anak kuda kalian, sampai-sampai sesuap makanan akan menjadi sebesar gunung Uhud

 

  1. Sedekah adalah amalan yang amat dicintai oleh Allah swt

Hadist

Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang gemar bersedekah, juga amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah engkau yang memberikan rasa gembira kepada orang mukmin dengan meringankan bebannya membayarkan hutangnya, dan menghilangkan kelaparannya. (HR Bukhari Muslim)

 

  1. Sedekah menjadikan seseorang berkedudukan tinggi di dunia dan di akhirat

Hadits

Sabda Rasulullah saw Dunia diperuntukkan bagi empat golongan, golongan pertama seorang hamba yang dikaruniai harta untuk jalan menuju takwa, golongan kedua seorang yang dikaruniai ilmu dijadikan wasilah untuk menuju takwa, golongan ketiga orang yang senantiasa menyambung tali silaturahim untuk dijadikan wasilah menuju takwa, golongan keempat orang yang senantiasa bersedekah maka orang ini menempati kedudukan yang paling tinggi. (HR At Tirmidzi)

Sesungguhnya pemilik kebaikan di dunia adalah pemilik kebaikan di akhirat, dan sungguh pemilik kebaikan itulah yang akan pertama kali memasuki jannah.

 

  1. Sedekah menghindarkan pelakunya dari bencana dan musibah

Hadits

Sabda Rasulullah saw Orang yang berbuat kebaikan (sedekah) dapat menyelamatkan dirinya dari keburukan, marabahaya, dan kebinasaan. (HR Bukhori)

Sodaqoh mampu menutup tujuh puluh pintu keburukan (HR At Tabrani)

 

  1. Sedekah menjaga pelakunya dari berbagai bencana dan penyakit

Hadits

Obatilah orang-orang yang sakit diantara kalian dengan bersedekah. (HR Baihaqi)

 

  1. Sedekah dapat memadamkan kesalahan dan menghapus dosa

QS Al Ahzab [33] : 35

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin[1218], laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah Telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.

[1218] yang dimaksud dengan muslim di sini ialah orang-orang yang mengikuti perintah dan larangan pada lahirnya, sedang yang dimaksud dengan orang-orang mukmin di sini ialah orang yang membenarkan apa yang harus dibenarkan dengan hatinya.

Hadits

(BUKHARI – 1345) : Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Jarir dari Al A’masy dari Abu Wa’il dari Hudzaifah radliallahu ‘anhu berkata; “Pada suatu hari ‘Umar radliallahu ‘anhu berkata,: “Siapa diantara kalian yang masih hafal hadits Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam tentang masalah fitnah? Hudzaifah berkata,: “Aku, masih hafal sebagaimana disabdakan Beliau”. ‘Umar berkata,: “Apakah kamu bersama Beliau saat itu atau hanya mendengar sabda Beliau? Dan bagaimana yang disabdakannya?”. Aku berkata,: “Yaitu suatu fitnah seseorang dalam keluarganya, harta, anak dan tetangganya. Fitnah itu akan terhapus oleh shalat, shaum. shadaqah dan berbuat kebaikan (ma’ruf)

 

  1. Sedekah membuat harta benda menjadi berkah dan rezki bertambah

QS. Saba’ [34] : 39

Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya.

Hadits qudsi

Allah berfirman ‘wahai anak adam berinfaqlah kepada-Ku niscaya Aku akan berinfaq kepadamu (HR Muslim)

Tidaklah seseorang yang membuka pintu pemberian dengan sedekah atau menyambung tali silaturahmi melainkan Allah akan menambah hartanya. (HR Bukhari Muslim)

Sedekah itu tidak akan mengurangi harta (HR Muslim)

 

  1. Sedekah merupakan jalan masuk jannah dan menjaga dari adzab nar

Hadits

Setiap kalian akan diajak bicara oleh Robnya yang tidak ada perantara antara dirinya dan Rabnya lalu ia akan melihat ke sebelah kanan maka ia melihat amal yang telah dilakukan di dunianya dan ia melihat ke arah kiri dan ia melihat apa yang dilakukan di dunianya tapi ketika melihat ke arah depan maka ia melihat neraka takutlah kalian terhadap neraka walau hanya dengan sedekah separu biji kurma (HR Bukhari)

Wahai kaum wanita bersedekahlah sebab aku (rasulullah) melihat mayoritas penghuni neraka adalah dari kalangan kalian, lalu mereka bertanya ‘wahai Rasulullah mengapa demikian?’ beliau menjawab ‘karena kalian banyak melaknat dan mengingkari kebaikan suami’.

QS Albaqarah [2] : 274

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, Maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

 

  1. Sedekah membebaskan jiwa dari kehinaan dan menghiasinya dengan kemuliaan

QS. Al Hasr [59] : 9

Dan orang-orang yang Telah menempati kota Madinah dan Telah beriman (Anshor) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshor) ‘mencintai’ orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka Itulah orang orang yang beruntung

 

 10. Sedekah adalah pintu gerbang seluruh amal kebajikan

QS Ali Imran [3] : 92

Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. dan apa saja yang kamu nafkahkan Maka Sesungguhnya Allah mengetahuinya.

QS. Al Lail [92] : 5 – 7

5. Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,

6. Dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga),

7. Maka kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.

 

 11. Sedekah kepada pelaku amal sholeh akan mendapatkan pahala seperti yang dikerjakannya

Hadist

Rasulullah saw bersabda : barang siapa yang memberi makanan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa maka ia diberikan pahala seperti pahala orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikitpun (HR Ahmad)

Barang siapa yang mempersiapkan pembekalan untuk orang yang maju ke medan perang maka ia dianggap juga ikut berperang dan barang siapa yang menanggung keluarga yang ditinggal berperang di jalan Allah maka ia dianggap juga ikut berperang (HR Bukhari)

12. Sedekah menaungi pelakunya di padang mahsyar

Hadits

Setiap orang akan berada dibawah naungan sedekahnya hingga diputuskan perkara-perkara diantara mereka (HR Ahmad)

Ada tujuh golongan yang akan Allah naungi dibawah naungan-Nya pada hari yang dimana hari itu tidak ada naungan kecuali dari Allah, diantaranya seseorang yang bersedekah lalu merahasiakannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang telah dikerjakan tangan kanannya (HR Bukhari)

Barang siapa yang meringankan orang yang berhutang kepadanya atau menghapuskannya maka ia berada dibawah naungan ars di hari kiamat (HR Imam Ahmad)

 13.  Sedekah melengkapi kekurangan dari zakat wajib

Hadits

Amalan yang pertama kali dihisab pada diri seorang hamba adalah sholat bila sholatnya sempurna maka dia ditulis sempurna, kalau sholatnya tidak sempurna maka Allah menyurush malaikat untuk menanyakannya, apakah kamu punya amalan sunnah (sedekah)? Sehingga menyempurnakan amalan wajib yang kamu lalaikan demikian juga dengan sedekah bisa melengkapi zakat wajib (HR Abu Daud)

 

 14.  Sedekah pahalanya terus mengalir walau telah meninggal

Hadits

Bila seseorang meninggal maka terputuslah amalnya keculai tiga perkara, beliau menyebutkannya, ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah, dan anak sholeh yang mendoakannya (HR Muslim)

 15.  Sedekah merupakan jalan untuk menggapai cinta rohmat dan ridho Allah

QS. Al Baqarah [2] : 195

Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, Karena Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Hadits

Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (sedekah).

Sedekah dengan sembunyi-sembunyi dapat meredam kemurkaan Allah. (HR At Tabrani)

 16.  Sedekah merupakan bukti kemenangan atas diri seseorang terhadap musuh-musuhnya

Hadits

Sedekah yang dikeluarkan oleh seseorang akan mampu melepaskan diri dari permusuhan syaithan sejauh tujuh puluh jarak (HR Imam Ahmad)

 

 

Leave a comment »

Ar-Rahiim (Asmaul Husna 2)

  • Dalil

Nama ini disebutkan dalam firman Allah SWT, yang artinya “Diturunkan dari (Rabb) Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang (QS. Fushshilat : 2) dan QS. Yasiin [36]  ayat 58 yang artinya “(Kepada mereka dikatakan), “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Rabb Yang Maha Penyayang.

  • Penjelasan Nama

Ar-Rahiim (Maha Penyayang) adalah Zat yang memiliki sifat kasih sayang khusus bagi orang-orang mukmin di dunia dan di akhirat, yakni memberikan hidayah untuk bertauhid dan beribadah, Allah memuliakan mereka dengan Jannah di akhirat, serta memberikan kenikmatan kepada mereka dengan dapat melihat wajah Allah. Kasih sayang Allah tidak terbatas kepada orang mukmin saja, kasih sayangnya tercurah untuk keturunan orang-orang mukmin setelah mereka, sebagai bentuk penghormatan kepada mereka.

  • Doa-doa yang berkaitan dengan nama Ar-Rahiim
    • Ya Allah, sesungguhnya aku telah banyak menganiaya diriku, dan tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau. Karena itu, ampunilah dosa-dosaku dan berilah rahmat kepadaku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (HR. Al-Bukhari)
    • Ya Allah, ampunilah aku, dan terimalah taubatku, karena Engkau Maha Menerima taubat dan Maha Penyayang. (HR Abu Dawud)
    • Ya Allah, sesungguhnya aku telah berbuat keburukan dan aku telah banyak menganiaya diriku, aku bertaubat dan meminta ampun kepada-Mu, ampunilah diriku karena Engkau Maha pengampun lagi Maha Penyayang. Ya Allah, hilangkanlah marabahaya yang menimpaku karena Engkau Maha Penyayang, Ya Allah golongkanlah kami bersama orang-orang yang Engkau berikan rahmat karena Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

  • Pengaruh

Orang yang mengesakan ar-Rahiim, hatinya akan penuh dengan kasih sayang, loyalitas, kecintaan dan kepercayaan. Hal itu mendorong jiwa seseorang untuk selalu mencintai saudara seiman, bermurah hati, serta selalu menolong mereka. Nabi Muhammad SAW adalah orang yang sangat mengasihi para sahabatnya, orang yang paling mencintai, orang yang lemah lembut, orang yang perhatian dan orang yang paling jujur kepada sesama mulsim.

Disebutkan dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Iyadh RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya “Ada tiga golongan penghuni Jannah, pertama, penguasa yang adil, jujur dan terpercaya, kedua, orang yang penyayang dan lemah lembut kepada kerabatnya dan kaum muslimin, ketiga, orang yang menjaga kehormatan diri dan keluarganya.” (HR Muslim)

Ref :

DR. Mahmud Abdur Raziq Ar-Ridhwani, “Khasiat Asmaul Husna” hal. 52, Wafa Press, 2008.

Comments (1) »

Ar-Rahman (Asmaul Husna 1)

  • Dalil

Nama ini disebutkan dalam firman Allah, QS. Al-Isra [17] : 110 yang artinya “Katakanlah,’Serulah Allah atau serulah ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al-Asma al-Husna (nama-nama yang terbaik).”

  • Penjelasan Nama

Ar-Rahman adalah Zat yang mempunyai sifat kasih sayang kepada hamba-hamba-Nya. Dengan sifat tersebut Allah menciptakan hamba-hamba-Nya, memberikan rezeki dan petunjuk kepada mereka, memberi rahmat dan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, juga memberikan rasa aman bagi mereka. Semua bentuk kasih sayang Allah adalah untuk menguji di antara mereka yang paling baik amalnya. Kasih sayang Allah di dunia tercurah untuk seluruh manusia, baik orang-orang mukmin maupun orang-orang kafir.

Sifat kasih sayang akan menumbuhkan harapan dan optimisme, akan mendorong manusia untuk berbuat baik, dan akan menutup pintu ketakutan dan keputusasaan, serta menjadikan seorang hidup dengan aman sentosa.

Dalam hadist Abu Hurairah RA disebutkan bahwa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Allah menciptakan seratus bagian kasih sayang, kemudian Dia menahan sembilan puluh sembilan bagian dan hanya menurunkan satu bagian ke muka bumi. Dari satu bagian tersebut semua makhluk berkasih sayang sesama mereka sampai-sampai seekor kuda mengasihi anaknya dengan mengangkat kukunya agar tidak mengenai anaknya itu.” (HR al-Bukhari).

  • Doa-doa yang berkaitan dengan nama ar-Rahman
    • “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya, dan dari kejahatan apa yang turun dari langit, dari kejahatan yang naik ke langit, dan dari kejahatan fitnah malam dan siang serta dari setiap jalan kejahatan kecuali jalan yang menghantarkan pada kebaikan wahai Zat yang Maha Pengasih. (As-Silsilah as-Shahiha / 840)
    • “Ya Allah, Zat yang memberi kasih sayang-Nya di dunia dan akhirat, Engkaulah yang memberikan kasih sayang kepada siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkaulah yang mencegah kasih sayang dari orang yang Engkau kehendaki. Ya Allah, kasihilah aku, dengan kasih sayang yang aku tidak membutuhkannya lagi dari selain-Mu. Ya Allah, Engkaulah Zat yang Maha Pengasih dan tempat meminta pertolongan. (Shahih at-Targhib wa at-Tarhib / 1821)

  • Pengaruh

Orang yang mengesakan ar-Rahman, hatinya akan penuh dengan kasih sayang, cinta dan iman. Seorang muslim harus bersemangat untuk membantu saudaranya, baik mereka seorang muslim atau bukan. Dan hendaknya ia mencintai orang-orang beriman sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri, menghormati yang lebih tua, mengasihi yang lebih muda, bergembira saat mereka mendapatkan kegembiraan dan bersedih saat mereka mendapatkan kesedihan.

Adapun bentuk kasih sayang terhadap orang kafir adalah dengan mengajak mereka untuk masuk ke dalam Islam dan berusaha menyelamatkan mereka dari azab neraka, serta bersungguh-sungguh dalam menasehati mereka. Disebutkan dalam sebuah hadits bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya “Orang yang pengasih akan dikasihi Allah yang Maha Pengasih, kasihilah penduduk bumi, niscaya penduduk langit akan mengasihi kalian” (Shahih al-Jami’ / 3522)

Ref :

DR. Mahmud Abdur Raziq Ar-Ridhwani, “Khasiat Asmaul Husna” hal. 49, Wafa Press, 2008.

Comments (2) »

Memanaskan Hati Iblis

Di hadapan sejumlah sahabat, pada suatu Rasulullah Muhammad SAW bertanya kepada iblis, “Jika engkau bisa menjawab dengan jujur, coba ceritakan kepadaku, siapa yang paling engkau benci ?”

Iblis menjawab dengan jujur, “Engkau, wahai Muhammad, adalah orang yang paling aku benci dan kemudian orang-orang yang mengikuti agamamu”.

“Lalu, siapa lagi yang paling kau benci ?” tanya Rasulullah SAW.

“Seorang pemuda yang bertakwa, yang mencurahkan dirinya hanya kepada Allah SWT,” jawab Iblis. “Lalu, orang alim yang wara’ (menjaga diri dari syubhat) lagi sabar. Lalu, orang yang senantiasa menjaga kesucian dari tiga kotoran (hadats besar, kecil dan najis).”

“Siapa lagi ?” tanya Rasulullah SAW.

“Orang fakir yang senantiasa bersabar, yang tidak pernah menuturkan kefakirannya kepada siapapun dan juga tidak pernah mengeluhkan penderitaan yang dialaminya,” jawab Iblis.

“Dari mana engkau tahu kalau ia bersabar ?”

“Wahai Muhammad, bila ia masih dan pernah mengeluhkan penderitaanya kepada makhluk yang sama dengannya selama tiga hari, maka Allah SWT tidak akan mencatat perbuatannya dalam kelompok orang-orang yang bersabar,” jawab Iblis.

“Siapa lagi yang kau benci ?”

“Orang kaya yang bersyukur.”

“Lalu apa yang bisa memberitahumu bahwa dia bersyukur ?”

“Bila saya melihatnya mengambil kekayaan dari apa saja yang dihalalkan dan kemudian disalurkan pada tempatnya.”

“Bagaimana kondisimu apabila ummatku menjalankan shalat ?” tanya Rasulullah SAW.

“Wahai Muhammad, saya langsung gelisah dan gemetar,” jawab iblis. “Sesungguhnya apabila seorang hamba bersujud kepada Allah SWT, maka Allah akan mengangkatnya satu derajat (tingkat). Apabila mereka berpuasa, maka saya terikat sampai mereka berbuka kembali. Apabila mereka menunaikan manasik haji, maka saya jadi gila. Apabila mereka membaca Al Qur’an maka saya akan meleleh (mencair) seperti timah yang dipanaskan dengan api. Apabila mereka bersedekah maka seakan-akan orang yang bersedekah tersebut mengambil kapak lalu membelah saya menjadi dua.”

“Mengapa ?”

“Sebab dengan sedekah itu, Allah SWT akan menurunkan keberkahan dalam hartanya, menjadikan dia disenangi di kalangan makhluk-Nya, dengan sedekah itu pula Allah SWT akan menjadikan suatu penghalang antara neraka dengannya dan akan menghindarkan segala bencana dan penyakit.”

Segala puji bagi Allah SWT yang telah menjadikan umatku bahagia dan mencelakakanmu sampai pada waktu yang ditentukan,” tutur Rasulullah SAW.

Tidak mungkin ! Di mana ummatku bisa bahagia sementara saya senantiasa hidup dn tidak mati sampai pada waktu yang telah ditentukan. Lalu bagaimana engkau bisa bahagia terhadap ummatmu, sementara saya bisa masuk kepada mereka melalui aliran darah dan daging, sedangkan mereka tidak melihatku. Demi Tuhan yang telah menciptakanku dan telah menunda kematianku sampai pada hari mereka dibangkitkan kembali (Kiamat), sungguh saya akan menyesatkan mereka seluruhnya, baik yang bodoh maupun yang alim, yang awam maupun yang bisa membaca Al-Qur’an, yang nakal maupun yang rajin beribadah, kecuali hamba-hamba Allah SWT yang mukhlis (murni)” jawab Iblis.

Kemudian Rasulullah SAW meneruskan pertanyaannya, “Wahai makhluk yang terkutuk, siapa teman dudukmu ?”

“Orang-orang yang suka makan riba,” jawab iblis lagi.

“Siapa teman dekatmu ?” tanya Rasulullah SAW

“Orang yang berzina”

“Siapa teman tidurmu ?”

“Orang yang mabuk.”

“Siapa tamumu ?”

“Pencuri.”

“Siapa utusanmu ?”

“Tukang sihir.”

“Apa yang menyenangkan pandangan matamu,” tanya Rasulullah SAW

“Orang yang bersumpah dengan talak,” jawab iblis.

“Siapa kekasihmu ?”

“Orang yang meninggalkan shalat Jum’at.”

“Apa yang membuat hatimu panas ?”

“(Bila manusia) banyak beristighfar kepada Allah, di malam maupun siang hari.”

“Apa yang membuatmu merasa malu dan hina ?”

“Sedekah secara rahasia.”

“Apa yang menjadikan matamu buta ?”

“Shalat di waktu sahur.”

“Apa yang dapat mengendalikan kepalamu ?”

“Memperbanyak shalat berjamaah.”

“Siapa yang paling membahagiakanmu ?”

“Orang yang sengaja meninggalkan shalat.”

“Siapa yang paling celaka menurut engkau ?” tanya Rasulullah SAW

“Orang-orang yang kikir.”

Lalu, kata iblis lagi, “Setiap harta yang tidak dikeluarkan zakatnya, maka saya ikut memakannya. Saya juga ikut makan makanan yang bercampur riba dan haram serta segala harta yang tidak dimohonkan perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.”

“Setiap orang yang tidak memohon perlindungan kepada Allah dari setan ketika bersetubuh dengan istrinya, maka setan akan ikut bersetubuh. Akhirnya melahirkan anak yang mendengar dan taat kepadaku.”

“Begitu pula orang yang naik kendaraan dengan maksud mencari penghasilan yang tidak dihalalkan, maka saya adalah temannya.”

“Saya memohon kepada-Nya agar saya punya rumah, maka rumahku adalah kamar mandi. Saya memohon agar saya punya masjid, akhirnya pasar menjadi masjidku. Saya memohon agar saya punya Al-Qur’an, maka syair adalah Al-Qur’anku. Saya memohon agar saya punya adzan, maka terompet adalah panggilan adzanku. Saya memohon kepada-Nya agar saya punya tempat tidur, maka orang-orang yang masuk adalah tempat tidurku….”

Rasulullah SAW berkata kepada iblis, “Andaikan tidak setiap apa yang engkau ucapkan itu didukung oleh ayat-ayat dari Kitab Allah tentu aku tidak akan membenarkanmu.”

 

(Petikan dari Syajaratul-Kaun, doktrin tentang pribadi Muhammad SAW)

Comments (3) »

10 Sifat yg dibenci Allah

Ulama ahli bijak berkata : Ada sepuluh sifat yang dibenci Allah, yang timbul dari sepuluh macam orang, yaitu :

  1. sifat bakhil yang timbul dari orang yang fakir;
  2. kesombongan yang timbul dari orang fakir;
  3. ketamakan yang timbul dari ulama;
  4. tidak punya rasa malu yang timbul dari kaum wanita;
  5. cinta keduniaan yang timbul dari kakek-kakek;
  6. kemalasan yang timbul dari kaum remaja;
  7. kelaliman yang timbul dari para penguasa;
  8. pengecut yang timbul dari pasukan perang;
  9. ujub yang timbul dari kalangan orang-orang zuhud; dan
  10. riya’ yang timbul dari kalangan ahli ibadah.

Comments (2) »

SEPULUH HAL YANG SIA-SIA

Utsman bin ‘Affan berkata :

Ada sepuluh hal yang sungguh sia-sia, yaitu :

  1. Orang ‘Alim yang tidak ditanyai tentang ilmunya;
  2. ilmu yang tidak diamalkan;
  3. pendapat benar yang tidak diterima;
  4. senjata yang tidak dipakai;
  5. masjid yang tidak dipakai sholat;
  6. Al-Qur’an yang tidak dibaca;
  7. harta yang tidak diinfaqkan;
  8. kuda (kendaraan) yang tidak tunggangi;
  9. ilmu zuhud di hati orang yang cinta keduniaan; dan
  10. umur panjang yang tidak digunakan untuk mencari bekal (ke akhirat).

Leave a comment »

Kiat Menjadi Wanita yang Paling Anggun di Dunia

Anda, dengan kecantikan yang Anda miliki, lebih anggun daripada mentari. Anda, dengan akhlak yang Anda miliki, lebih harum daripada kesturi. Anda, dengan kerendahdirian yang Anda miliki, lebih tinggi daripada rembulan. Anda, dengan sifat keibuan yang Anda miliki, lebih menyegarkan daripada hujan. Oleh karena itu, peliharalah kecantikan itu dengan iman; peliharalah keridhaan itu dengan sikap qana’ah, dan peliharalah kesucian diri itu dengan hijab.

Ketahuilah, bahwa perhiasan Anda bukan terletak pada emas dan perak dan bukan pula pada berlian yang Anda kenakan, melainkan pada dua raka’at di penghujung malam, kehausan di tengah hari yang terik sebab puasa karena Allah, shadaqah yang tersembunyi tanpa ada yang mengetahuinya selain Allah, air mata hangat yang membersihkan dosa, sujud yang lama di atas hamparan sajadah, dan rasa malu kepada Allah saat dorongan kejahatan dan rayuan setan datang menggoda.

Jadikanlah taqwa itu bak pakaian Anda, niscaya Anda akan menjadi wanita yang tercantik di dunia meskipun pakaian Anda tambal-sulam. Jadikanlah rasa malu sebagai baju kurung Anda, niscaya Anda menjadi wanita yang paling anggun di dunia meskipun Anda tidak beralas kaki. Hindarilah oleh Anda pola hidup seperti yang dilakukan oleh wanita-wanita fasiq dan non muslim, yang suka memperlihatkan daya tariknya untuk memikat lawan jenis dan menjadikan tubuhnya sebagai komoditi kaum pria tanpa mengindahkan norma-norma susila, karena sesungguhnya mereka adalah bahan bakar neraka Jahannam. Tiada yang memasukinya, kecuali orang yang paling celaka. (QS. 92 : 15)

Comments (3) »