MEMBAHAGIAKAN DIRI SENDIRI

Di dunia ini, tidak akan ada yang memberimu kebahagiaan kecuali dirimu sendiri. Caranya, dengan menciptakan standar kepuasan diri (self satisfaction) yang fleksibel, realistis dan alamiah. Sejarawan Will Durant sebagaimana dikutip Reader’s Digest memaparkan bagaimana ia mengarungi hidupnya demi menemukan kebahagiaan.

Ia pernah mencoba melalui pengetahuan, namun hanya memperoleh kekecewaan. Ia kemudian mencoba mencari kebahagiaan dengan berkelana, namun hanya kelelahan saja yang ia peroleh. Ia mencarinya melalui kekayaan, namun hanya kecemasan dan kegelisahan yang ia dapatkan. Ia mencoba meraih kebahagiaan dengan menulis, namun hanya membuatnya letih.

Hingga suatu hari ia melihat seorang wanita yang duduk di sebuah mobil mungil dengan seorang anak kecil yang tertidur dalam dekapannya. Seorang pria turun dari kereta, mendatanginya, kemudian mencium wanita itu dan bayinya dengan lembut. Begitu lembut sehingga bayi itu tak terbangun. Keluarga itupun pergi dan meninggalkan Durant yang berdiri terkesima.

Ia disadarkan oleh kenyataan alami dan sederhana tentang kebahagiaan. Ia pun menjadi tenang dan menyadari, betapa setiap kegiatan yang biasa-biasa saja, termasuk hari-hari yang telah dilaluinya mengandung kebahagiaan. Juga bahwa standar kepuasan dapat disesuaikan dengan situasi alamiah yang terjadi.

Sesungguhnya kebahagiaan hidup telah bersemayam pada diri kita, selama kita tidak mengusiknya dengan kekecewaan yang kita buat sendiri dengan melakukan sesuatu di luar nurani dan kekuasaan kita. Atau menuntut orang lain memenuhi harapan kita yang berada di luar batas kemampuan mereka. Para bijak berujar, JIKA ENGKAU INGIN TERPUASKAN, MAKA BERHARAPLAH PADA ORANG LAIN APA YANG MEREKA DAPAT LAKUKAN.

Dan salah satu unsur kebahagiaan, menurut Imam Ghazali adalah bersikap “Qanaah”, Qanaah merupakan sikap puas yang moderat. Ia berada di antara sikap Tama’ yang selalu ingin memperoleh kepuasan maksimal, dengan sikap minimalis yang sama sekali tidak memiliki standar kepuasan.

1 Response so far »


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: